23 Cara Mengempeskan Pipi Bengkak karena Sakit Gigi

Selain rasa nyeri yang begitu mengganggu, ada keluhan lain yang terjadi saat sakit gigi, yakni pipi yang membengkak. Gigi meradang dan ngilu disertai dengan pipi bengkak tentu menjadikan segala rutinitas yang seharusnya bisa dilakukan normal pada akhirnya turut menjadi sedikit berantakan. Lalu adakah cara mengempeskan pipi bengkak karena sakit gigi supaya penampilan juga menjadi lebih baik?

  1. Memakai Air Putih

Bukan hanya mencegah dehidrasi, air putih mampu membuat area gigi yang sakit dan nyeri menjadi jauh lebih tenang. Minumlah air putih, namun jangan terburu ditelan, melainkan didiamkan ditahan di dalam mulut terutama pada area yang nyeri. Jika memang udara sedang dingin-dinginnya, maka lebih baik pakai air hangat saja, begitupun sebaliknya.

2. Menggunakan Garam

Garam mengandung yodium dan diyakini bahwa kandungan inilah yang akan membuat rasa nyeri dan ngilu menjadi jauh lebih ringan. Campurkan garam ini dengan air hangat secara merata, lalu berkumurlah menggunakan larutan ini sampai rasa nyeri mengalami penurunan.

3. Memakai Jeruk Nipis

Dalam meredakan atau mengempeskan pipi yang bengkak karena sakit gigi, tentunya rasa nyeri dari gigi yang sakit juga perlu untuk diatasi lebih dulu. Jeruk nipis yang kaya dengan kandungan vitamin C diyakini efektif dalam meredakan sakit gigi secara alami sehingga layak untuk dicoba.

Cara paling ampuh adalah dengan memeras sari jeruk nipis yang kemudian dioles ke area gigi yang sakit. Lakukan cara ini 10 menit sekali sampai habis perasannya. Melakukan rutin akan memberikan hasil paling efektif untuk pengurangan rasa sakit di gigi sekaligus juga membuat bengkak mengempis dengan baik dan alami.

4. Melakukan Pijatan dengan Es

Pipi bengkak karena sakit gigi dapat juga diatasi menggunakan es seperti pada kasus bengkak lainnya. Pemberian pijatan secara lembut memakai es diyakini mampu membuat rasa nyeri di bagian gigi terasa berkurang. Namun dalam memijat, bungkuslah esnya lebih dulu dengan handuk/kain tipis; efek dingin dari es akan menyentuh sel saraf, khususnya yang tengah meradang.

5. Menggunakan Cengkeh

Dalam mengempeskan pipi yang bengkak sebagai akibat sakit gigi, cobalah mengambil cengkeh secukupnya lalu ditumbuk sampai halus. Sesudah itu, lanjutkan dengan meletakkan hasil tumbukan cengkeh pada gigi yang sakit dan dengan kapas Anda bisa menutupnya.

Sebagai cara alternatif, bisa juga kain bersih dicelup ke cairan yang sudah dicampur dengan cengkeh bubuk (hasil tumbukan tadi) dan garam. Kain tersebut kemudian ditempelkan ke bagian gigi yang nyeri dan sakit. Nyeri akan berkurang dan bengkak juga akan sedikit demi sedikit mengempes sehingga Anda bisa mencoba bahan alami ini.

6. Memakai Bawang Merah

Terlepas dari efek samping bawang merah, bumbu dapur ini dengan kandungan enzim di dalamnya diketahui dan dipercaya secara efektif menyembuhkan segala masalah kesehatan mulut. Pipi yang bengkak pun akan dapat dikempeskan kembali dengan bawang putih yang ditempelkan atau dikunyah-kunyah secara rutin. Kuman maupun bakteri di dalam mulut dijamin akan dapat dibasmi dengan baik.

7. Menggunakan Daun Sirih

Orang tua zaman dulu kerap memanfaatkan daun sirih sebagai cara menguatkan gigi. Daun sirih yang dikunyah-kunyah ditambah dengan kapur sirih adalah cara yang tepat untuk membuat kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga baik. Rupanya cara ini juga baik untuk membuat nyeri sakit gigi berkurang dan pipi yang bengkak cepat mengempes.

Tumbuklah daun sirih sampai agak halus dan kemudian Anda seduh dengan air panas; jangan lupa untuk menambahkan garam secukupnya. Sesudah itu, air daun sirih plus garam tersebut adalah ramuan yang bisa dipakai untuk berkumur. Berkumurlah beberapa saat dan kemudian lagi dan lagi sampai ramuannya habis.

 

8. Memakai Belimbing Wuluh

Salah satu khasiat dari belimbing wuluh adalah meringankan rasa sakit pada gigi. Cara penggunaannya pun tergolong mudah karena cukup dengan belimbing wuluh dikunyah-kunyah; sebelumnya bisa diberi sedikit garam. Bila Anda takut gigi terasa begitu sakit, lakukan secara perlahan saja dan setelah beberapa saat, minumlah air putih untuk membersihkan mulut.

9. Menggunakan Irisan Kentang Metah

Kentang yang masih mentah dikenal juga sebagai alkaline alami di mana bahan ini membawa sifat antiseptik. Irislah kentang yang masih mentah dan irisan tersebut yang ditempelkan pada bagian gigi yang sakit setidaknya 1 jam atau ditinggalkan semalaman pun boleh. Sesudah itu, bersihkan mulut dengan air bersih.

10. Memakai Kamomil

Kamomil lebih dikenal sebagai bahan yang mampu mengurangi rasa stres, tak hanya itu kamomil juga bisa menjadi cara menghilangkan jerawat bruntusan yang ampuh. Namun untuk pipi bengkak karena sakit gigi pun bisa dicoba, yakni dengan meminum teh kamomil hangat 3-4 cangkir dalam sehari setiap harinya. Atau bisa juga digunakan secara topikal yakni pengaplikasikan di atas wilayah yang sakit sehari beberapa kali.

11. Menggunakan Biji Wijen

Dalam menggunakannya, Anda bisa memasukkan biji wijeh sebanyak 4 sendok teh ke dalam panci, lalu tambahkan air secukupnya untuk kemudian direbus selama 5 menit. Bola kapas dapat dicelupkan ke dalam ramuan dan kemudian oles ke bagian gigi yang terasa sakit, tempelkan di sana kurang lebih 15 menit lamanya dan keluarkan bilsa sudah. Perawatan semacam ini bisa diulangi seharinya 2-3 kali agar bengkak di pipi cepat kempes dan rasa sakit di gigi sendiri pun bisa hilang.

12. Memakai Minyak Zaitun

Dalam perawatan menggunakan minyak zaitun, Anda bisa menyiapkan lebih dulu bola kapas untuk kemudian dicelupkan ke dalam minyak zaitun yang sudah dituang ke dalam sebuah mangkok. Bola kapas yang sudah dicelup bisa diaplikasikan pada bagian gigi yang sakit dan kompreskan di sana selama beberapa menit. Ulangi cara ini sesuai kebutuhan supaya bengkak pada pipi juga cepat hilang.

13. Mengonsumsi Vitamin C

Supaya pipi bengkak karena sakit gigi bisa cepat kempes dan rasa sakit di gigi juga cepat berkurang, Anda bisa mencoba meningkatkan asupan vitamin C. Konsumsilah buah atau makanan-makanan yang mengandung vitamin C tinggi agar nyeri dan bengkak cepat hilang secara alami.

14. Memakai Minyak dan Daun Peppermint

Untuk mengempeskan pipi bengkak dengan minyak peppermint, ambil 2-4 tetes minyak tersebut dan aplikasikan langsung pada gigi yang sakit beberapa menit saja dan lakukan cara ini sehari 3-4 kali. Sedangkan untuk daun peppermint, Anda bisa menyediakan secukupnya dan tempatkan pada area gigi yang sakit; tinggalkan beberapa menit dan setelah itu buang. Lakukan cara ini juga beberapa kali sehari, barulah untuk membersihkannya Anda bisa menggunakan air hangat.

15. Menggunakan Kantong Teh Hitam

Seduh teh hitam lebih dulu dengan kantong teh hitam, lalu kantongnya Anda keluarkan dan tiriskan. Setelah itu, kantong teh hitam tersebut bisa ditempatkan pada gigi yang sakit, bisa selama beberapa jam saja atau semalaman. Bila sudah, gunakan air hangat dan garam untuk berkumur membersihkan bagian dalam mulut. Per harinya Anda bisa melakukan cara ini sekali saja, namun langkah ini sebaiknya dilakukan teratur sampai beberapa minggu.

16. Menggunakan Bawang Putih

Walau ada bahaya bawang putih mentah, penting untuk mengetahui bahwa bawang putih juga mampu memberikan manfaat besar bagi pipi bengkak karena sakit gigi. Campurkan irisan bawang putih dengan garam sedikit yang kemudian bisa dikunyah-kunyah untuk bisa mengurangi rasa sakitnya. Tak hanya rasa sakit di gigi, bengkak pada gigi dijamin akan kempes setelah beberapa hari.

17. Memakai Kunyit

Untuk mengempeskan kunyit berikut juga mengurangi gigi yang sakit, Anda bisa mencoba mencampurkan sesendok teh kunyit bubuk dengan air sedikit demi membentuk adonan pasta. Aplikasikan pasta ini pada bagian gigi yang nyeri setelah menyikat gigi. Tunggu diamkan selama 15 menit dan gunakan air hangat untuk berkumur dan membersihkannya.

18. Memakai Minyak Oregano

Dalam membuat pipi bengkak karena sakit gigi kempes dan sakit pada gigi berkurang, teteskan beberapa kali minyak oregano ke bagian gigi yang sakit dan lakukanlah secara rutin. Cara ini mampu menolong Anda untuk mengurangi rasa nyeri berikut juga membantu supaya risiko infeksi turut menurun.

19. Menggunakan Aloe Vera

Pipi bengkak karena sakit gigi bisa juga diatasi menggunakan lidah buaya. Ada kandungan asam karbolat di dalam lidah buaya yang bersifat atau berperan sebagai anti-inflamasi alami. Bahkan lidah buaya dengan saponin pun akan membantu membasmi berbagai virus dan bakteri di dalam mulut serta meredakan nyeri berikut mengempeskan bengkak secara efektif.

20. Memakai Baking Soda

Ambil secukupnya baking soda yang dicampurkan dengan sedikit air supaya terbentuk adonan pasta. Oleskan ramuan ini ke bagian gigi atau gusi yang sakit menggunakan jari. Sesudah 20 menit berlalu, Anda bisa menyikat gigi seperti biasanya. Hanya saja jangan terlalu banyak dan berlebihan karena ada bahaya baking soda untuk diperhatikan juga.

21. Menggunakan Pepaya

Buah pepaya segar bisa menjadi obat bagi pipi bengkak dan sakit gigi. Irislah pepaya yang sudah Anda beli dan irisannya dapat ditempelkan ke bagian gigi yang sakit. Biarkan 10 menit di sana sebelum kemudian dibersihkan dengan cara berkumur menggunakan obat kumur antisepti.

22. Memakai Minyak Pohon Teh

Teteskan beberapa kali minyak pohon teh pada sikat gigi Anda dan kemudian gunakan untuk menggosok gigi; lakukan cara ini beberapa kali dalam sehari secara teratur. Atau, boleh juga tambahkan 8-10 tetes minyak pohon teh ke dalam secangkir air hangat; setelah tercampur, desirkan atau kumurkan di dalam mulut. Supaya hasil maksimal, lakukan cara ini sehari 3-4 kali.

23. Menggunakan Cuka Sari Apel Mentah

Ambil 3 sendok teh cuka sari apel mentah yang kemudian bisa didesirkan di dalam mulut selama beberapa menit sebelum akhirnya bisa dibuang (jangan pernah menelannya). Setelahnya, gunakan air hangat untuk membersihkan bagian dalam mulut. Cara ini sebaiknya dilakukan beberapa kali sehari supaya sakit gigi cepat sembuh dan pipi bengkaknya pun cepat mengempes.

Demikianlah cara mengempeskan pipi bengkak karena sakit gigi paling alami dan ampuh wajib untuk dicoba. Semoga dengan beberapa rekomendasi cara ini, Anda tak lagi khawatir ketika sakit gigi membuat pipi Anda super bengkak.

 

Sumber:  https://halosehat.com/penyakit/sakit-gigi/cara-mengempeskan-pipi-bengkak-karena-sakit-gigi

Iklan

Artikel Cacar Air

CACAR AIR

1. Pengertian Cacar Air
Varisela berasal dari bahasa Latin, varicella. Di Indonesia penyakit ini dikenal dengan istilah cacar air, sedangkan di luar negeri terkenal dengan nama chicken-pox. Varisela adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Varicella zoster, ditandai oleh erupsi yang khas pada kulit. Penyakit ini biasanya menyebabkan penyakit yang relatif ringan pada anak-anak. Cacar air mungkin parah pada orang dewasa dan orang yang mengalami imunosupresi. Infeksi ketika hamil dapat mengakibatkan kecacatan janin, parut kulit, dan masalah lain pada bayi. Sebelum vaksinasi rutin mulai pada tahun 2006, cacar air merupakan penyakit yang sangat umum. Kejadian cacar air mungkin sekali makin menurun makin banyak orang yang menerima vaksin. Cacar Air (Varicella, Chickenpox) adalah suatu infeksi virus menular yang sering timbul dan menyebabkan ruam kulit berupa sekumpulan bintik-bintik kecil yang datar maupun menonjol, lepuhan berisi cairan serta keropeng, yang menimbulkan rasa gatal.

2. Masa Inkubasi
Masa inkubasi berlangsung sekitar 14 hari, dimana virus akan menyebar ke kelenjar limfe, kemudian menuju ke hati dan sel-sel mononuclear. VZV yang ada dalam sel-sel mononuclear mulai menghilang 24 jam sebelum terjadi ruam kulit, pada penderita imunokompromise, virus menghilang lebih lambat yaitu 24-72 jam setelah timbulnya ruam kulit. Virus-virus ini bermigrasi dan bereplikasi dari kapiler menuju ke jaringan kulit dan menyebabkan lesi mokulopapular, vesikuler, dan krusta. Infeksi ini menyebabkan timbulnya fusi dari sel epitel membentuk sel multinukleus yang ditandai dengan adanya inklusi eosinofilik intranuklear.
Gejalanya mulai timbul (masa inkubasi) dalam waktu 10-21 hari setelah terinfeksi. Biasanya pasien sudah terinfeksi virus selama lebih dari 48 jam sebelum gejalanya muncul. Pada anak-anak yang berusia diatas 10 tahun, gejala awalnya berupa sakit kepala, demam sedang dan rasa tidak enak badan, nafsu makan menurun. Gejala tersebut biasanya tidak ditemukan pada anak-anak yang lebih muda, gejala pada dewasa biasanya lebih berat. 24-36 jam setelah timbulnya gejala awal, muncul bintik-bintik merah datar (makula). Kemudian bintik tersebut menonjol (papula), membentuk lepuhan berisi cairan (vesikel) yang terasa gatal, yang akhirnya akan mengering. Proses ini memakan waktu selama 6-8 jam. Selanjutnya akan terbentuk bintik-bintik dan lepuhan yang baru. Pada hari kelima, biasanya sudah tidak terbentuk lagi lepuhan yang baru, seluruh lepuhan akan mengering pada hari keenam dan menghilang dalam waktu kurang dari 20 hari.

3. Gejala-gejala Cacar Air
Gejala cacar air Ini dimulai dengan munculnya sedikit benjolan gatal di seluruh tubuh yang menyerupai seperti gigitan serangga. Kemudian, bintik tadi berubah menjadi benjolan yang berisi cairan, diikuti oleh tahap akhir yaitu pada saat tahap penyembuhan, dimana benjolan tersebut pecah dan membuat bekas pada kulit. Selain benjolan gatal dan koreng, gejala penyakit cacar air juga dapat menyebabkan demam, sakit kepala, batuk kering atau hilangnya nafsu makan. Pada awalnya benjolan kecil muncul di bagian perut atau wajah selama dua sampai empat hari. Penularan pada penyakit ini terjadi ketika kontak langsung pada penderita, atau pada saat penderita batuk dan bersin, virus yang ada pada tubuh berterbangan di udara dan terhirup oleh orang lain dan berkembang biak dalam tubuh. Pada anak-anak biasanya penyakit cacar air tanpa ada masalah besar. Namun, cacar air dapat menimbulkan komplikasi bagi ibu hamil, bayi baru lahir yang dimana ibunya tidak melakukan vaksin sebelumnya, remaja dan orang dewasa, serta pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu atau lemah dan orang-orang dengan penyakit eksim.

4. Pencegahan Cacar Air
Beberapa cara untuk mencegah n menanggulangi penyebaran cacar air, antara lain:
Vaksin yang gratis kini dianjurkan untuk semua anak pada usia 18 bulan dan juga untuk anak-anak pada tahun pertama sekolah menengah, jika belum menerima vaksin cacar air dan belum pernah menderita cacar air.
Vaksin tersebut juga dianjurkan bagi orang yang berusia 14 tahun ke atas yang tidak mempunyai kekebalan. Ini melibatkan 2 dosis, 1 sampai 2 bulan antaranya. Vaksin ini dianjurkan khususnya bagi orang yang menghadapi risiko tinggi, misalnya petugas kesehatan, orang yang tinggal atau bekerja dengan anak kecil, wanita yang berencana hamil, serta kontak rumah tangga orang yang mengalami imunosupresi.
Penderita cacar air harus menjauhkan diri dari orang lain (dan tidak menghadiri penitipan anak atau sekolah) sampai sekurang-kurangnya lima hari setelah ruam timbul dan semua lepuh telah kering.
Penderita cacar air harus menutup hidung dan mulutnya sewaktu batuk atau bersin, membuang tisu kotor, mencuci tangan dengan baik dan tidak bersama-sama menggunakan alat makan, makanan atau cangkir yang sama.
Wanita yang hamil harus menjauhi diri dari siapapun yang menderita cacar air atau ruam saraf dan harus berjumpa dengan dokternya jika telah berada dekat dengan orang yang menderita penyakit tersebut.
Anak-anak yang menderita kekurangan imunitas (misalnya leukemia) atau sedang menjalani kemoterapi harus menjauhi diri dari siapapun yang menderita cacar air atau ruam saraf karena infeksi tersebut mungkin parah sekali.
Mengkonsumsi makanan bergizi Makanan bergizi membuat tubuh sehat dan berstamina kuat sehingga dapat menangkal serangan infeksi kuman penyakit
Menghindari sumber penularan penyakit cacar air
Imunoglobulin varicella zoster dapat mencegah (atau setidaknya meringankan) terjadinya cacar air, bila diberikan dalam waktu maksimal 96 jam sesudah terpapar. Dianjurkan pula bagi bayi baru lahir yang ibunya menderita cacar air beberapa saat sebelum atau sesudah melahirkan.

5. Pengobatan Cacar Air
Pengobatan yang diberikan biasanya berupa pengobatan suportif/ simptomatik dan menjaga higienis yang baik agar terhindar dari infeksi sekunder. Pada anak usia sekolah sebaiknya diistirahatkan dulu dirumah, guna mencegah penularan terhadapteman-teman di sekolahnya. Dan boleh masuk kembali apabila keropengnya sudah mengering dan demamnya sudah turun. Dapat digunakan obat-obatan antipiretik untuk mengurangi demam, namun sebaiknya menghindari penggunaan aspirin, karena dapat menyebabkan sindrom Reye. Untuk mengurangi rasa gatal dan mencegah penggarukan, sebaiknya kulit dikompres dingin. Bisa juga dioleskan losyen kalamin, antihistamin atau losyen lainnya yang mengandung mentol atau fenol. Kadang diberikan obat untuk mengurangi gatal (antihistamin). Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotik. Jika kasusnya berat, bisa diberikan obat anti-virus asiklovir. Obat anti-virus boleh diberikan kepada anak yang berusia lebih dari 2 tahun. Asiklovir biasanya diberikan kepada remaja, karena pada remaja penyakit ini lebih berat. Asikloir bisa mengurangi beratnya penyakit jika diberikan dalam wakatu 24 jam setelah munculnya ruam yang pertama. Obat alernatif lainnya yaitu: Famsiklovir, valasiklovir, vidarabin dan interferon
Distribusi dan Frekuensi Cacar Air
Berdasarkan distribusi dan frekuensi cacar air dibagi tiga yakni menurut orang, menurut tempat, dan menurut waktu.
a. Menurut Orang
Virus varicella zoster ditemukan pada tahun 1995 dengan manusia sebagai satu-satunya reservoir. Tidak terdapat perbedaan jenis kelamin maupun ras. Sekitar 50% kasus terjadi pada anak-anak usia 5-9 tahun, banyak pula ditemukan pada usia 1-4 tahun dan 10-14 tahun. Perinatal varicella dengan kematian dapat terjadi apabila hamil terjangkit varicella pada 5 hari sebelum melahirkan atau 48 jam setelah melahirkan, kematian berkaitan dengan rendahnya system imunitas pada neonates. Secara keseluruhan, insedensi dari herpes zoster adalah 215 per 100.000 orang per tahun. Sekitar 75% kasus terjadi pada umur di atas 45 tahun, insiden akan meningkat pada penderita dengan system imun yang rendah. Namun, pada umumnya penyakit ini lebih banyak menyerang anak-anak usia 2-8 tahun.

b. Menurut Tempat
Berdasarkan tempat penyakit cacar air dapat terjadi dimana saja baik di daerah perkotaan maupun di pedesaan serta baik Negara berkembang maupun Negara maju.

c. Menurut Waktu
Berdasarkan waktu cacar air menurut data Dinas Kesehatan Kab.Banyumas menyebutkan, selama periode Januari hingga November 2007, sedikitnya 671 warga terkena penyakit cacar air. Jumlah penderita terbanyak pada Kec. Kembaran  dengan 155 pasien, kemudian kecamatan Kalibagor 79 penderita, dan kecamatan Karanglewas 75 orang. Kepala Bidang pemberantasan penyakit menular dan penyehatan Lingkungan Dinkes mengatakan terdapat lebih dari lima ratus penderita, akan tetapi jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2006. Data Dinkes 2006 mencatat jumlah penderita cacar air sebanyak 1.771 orang.
Berdasarkan data tersebut dapat dilihat bahwa cacar air tidak memiliki waktu yang tetap kapan perkembangan ataupun kapan melonjaknya penderita cacar air karena cacar air dapat  terjadi pada waktu kapan saja baik musim kemarau maupun hujan.

DAFTAR PUSTAKA

Anonimous. Tanpa tahun. Gejala Penyakit Cacar Air. http://www.gejalapenyakit.xyz/. Diakses 08 Maret 2017.
Bhinongko, Adhien. 2012. Cacar Air Epidemiologi Penyakit Menular. https://adhienbinongko.wordpress.com/. Diakses 08 Maret 2017.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Kesehatan Masyarakat ilmu dan seni. Jakarta: Rineka Cipta.

Ayo Imunisasi MR!!

IMG_20170728_103939
Apa itu imunisasi MR?
Imunisasi MR adalah imunisasi yang dilakukan untuk mencegah penyakit campak dan rubella. Penyakit ini merupakan penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, bahkan kematian. Penyakit ini juga dapat menyerang ibu hamil dan anak-anak. Ibu hamil yang terkena campak rubella dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang akan dilahirkan. Maka, untuk mencegah hal itu terjadi dilakukanlah imunisasi MR ini.
Dalam imunisasi MR digunakan vaksin MR yang telah 95% efektif untuk mencegah campak rubella. Vaksin MR telah mendapat rekomendasi dari WHO dan telah memperoleh izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksin ini telah terbukti aman, bahkan telah digunakan di 141 negara di dunia.
Efek samping dari penggunaan vaksin MR meliputi:
1. Demam ringan
2. Ruam merah
3. Bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari.
Namun, kejadian ikutan pasca imunisasi yang serius sangat jarang terjadi.
Imunisasi MR akan dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2017 di Pulau Jawa dan Agustus-September 2018 di luar Pulau Jawa. Pada bulan Agustus dilaksanakan di setiap sekolah masing-masing dan bulan September di Posyandu, Puskesmas, dan sarana pelayanan kesehatan lainnya. Sasaran kegiatan ini adalah anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun.

*Tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella. Namun, penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi menggunakan vaksin MR. Vaksin MR merupakan vaksin yang dapat mencegah dua penyakit sekaligus.
Sumber: @KemenkesRI

Bahaya Plastik Hitam

Tahukah kamu, apa bahayanya menggunakan plastik hitam?
Kebanyakan orang mengetahui jika plastik hitam itu berbahaya, tetapi mereka tetap menggunakannya bahkan untuk membungkus makanan. Memang bahaya yang akan ditimbulkan tidak langsung terlihat, tetapi lambat laun akibatnya dapat dirasakan. Maka dari itu sebaiknya mengurangi pemakaian plastik hitam dengan menggantinya dengan plastik lain yang lebih ramah lingkungan.
Sebenarnya apa saja yang terkandung pada plastik hitam?
Plastik hitam terbuat dari berbagai limbah plastik. Limbah ini berasal dari berbagai jenis, seperti limbah wadah pestisida, wadah kotoran hewan, limbah loham berat bahkan limbah rumah sakit juga digunakan. Hal inilah yang membuat plastik hitam tidak diperbolehkan digunakan untuk membungkus makanan.
Apa akibat dari penggunaan plastik hitam?
Plastik hitam terdiri dari berbagai bahan campuran yang bersifat karsinogenik. Hal ini berarti bahwa plastik hitam dapat menyebabkan kanker apabila dipanaskan.
Pemerintah sudah memberikan peringatan untuk tidak memakai plastik hitam sebagai tempat pembungkus makanan ataupun bahan makanan.

Masalah Kesehatan

Jenis-jenis masalah kesehatan di Indonesia
1. Tingginya pertumbuhan penduduk
2. Tingginya angka kematian ibu dan anak
3. Tingginya angka kesakitan penyakit (diare, typus, TBC, DBD, ISPA, dan lainnya)
4. Tingginya penyakit tidak menular (jantung, neoplasma, penyakit karena cedera, penyakit gangguan mental)

Sehat itu apa sih?

Menurut WHO, Sehat adalah suatu keadaan yang lengkap meliputi sehat fisik, mental, dan sosial bukan semata-mata bebas dari penyakit cacat atau kelemahan.

A. Sehat Fisik
Kulit bersih
Mata bersinar
Rambut subur
Tidak obesitas
Nafsu makan baik
Nafas segar
Tidur nyenyak
Otot kuat
BAB teratur
Gerakan terkoordinasi
Semua organ sesuai ukuran
Fungsi organ normal
Alat indera berfungsi normal
B. Sehat Mental
Merasa puas dengan dirinya
Mudah beradaptasi
Bahagia, gembira, tenang
Tidak menyalahkan diri sendiri
Mau menerima kritik dan tidak mudah tersinggung
Empati dan mengerti perasaan orang lain
Tidak emosional
Tidak mudah marah, takut, ragu
Menghadapi masalah dengan wajar
C. Sehat Sosial
Mampu hidup bersama
Memiliki rasa kebersamaan
Gotong royong
Tolong menolong
Saling menghormati
Saling menghargai.